Sunan Abu Daud 3726: Telah menceritakan kepada kami [Yusuf bin Musa] berkata: telah menceritakan kepada kami [Jarir] dari [Manshur] dari [Sa'id bin Jubair] atau ia mengatakan: telah menceritakan kepadaku [Al hakam] dari [Sa'id bin Jubair] ia berkata: Aku bertanya kepada Ibnu Abbas kemudian ia berkata:
"Ketika ayat dalam surat Al Furqan ini turun: {Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar} (Al Furqan: 68), orang-orang musyrik Makkah berkata: "Kami telah membunuh jiwa yang telah diharamkan oleh Allah dan berbuat syirik kepada-Nya serta melakukan perbuatan keji." Allah pun menurunkan ayat: {Kecuali orang-orang yang bertaubat dan, beriman dan beramal shalih, maka kejahatan mereka akan diganti Allah dengan kebajikan} (Al Furqan: 70), maka ayat ini untuk orang-orang musyrik Quraisy tersebut. Ibnu Abbas melanjutkan: "Sedangkan ayat yang ada dalam surat An Nisa: {Dan barangsiapa yang membunuh seorang mu'min dengan sengaja maka balasannya ialah Jahannam} (An Nisa: 93) ia mengatakan: "Seorang laki-laki yang mengetahui hukum-hukum Islam, kemudian ia membunuh seorang mukmin dengan sengaja, maka balasannya adalah neraka jahannam dan tidak ada lagi taubat untuknya." Perkataan ini lalu aku sebutkan kepada Mujahid, ia berkomentar: "Kecuali jika ia (pembunuh) merasa menyesal."
Telah menceritakan kepada kami [Ahmad bin Ibrahim] berkata: telah menceritakan kepada kami [Hajjaj] dari [Ibnu Juraij] berkata: telah menceritakan kepadaku [Ya'la] dari [Sa'id bin Jubair] dari [Ibnu Abbas] -sebagaimana kisah dalam hadits tersebut- tentang firman Allah: {Dan orang-orang yang tidak menyembah tuhan yang lain berserta Allah} (Al Furqan: 53) yakni orang-orang musyrik. Ibnu Abbas berkata: Lalu turun ayat: {Katakanlah, 'Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah} (Az Zumar: 53)