hadith book logo

Abu Dawood: Hadith 883

2. Sholat

سنن أبي داود

/349 Chapter:

Keutamaan hari jum'at dan malam jumat

فضل يوم الجمعة وليلة الجمعة

883
Abu Dawood
Darussalam: Dha'if. Takhrij: [Isnaduhu Dha'if] Diriwayatkan Oleh An Nasa'i, (Kitab) Jum'at, Bab Memperbanyak Shalawat Atas Nabi Pada Hari Jum'at, No. 1375. Dan Ibnu Majah, No. 1085. Dari Hadits Husain bin 'Ali Dengan Riwayat Ini, Dan Di Dalamnya Terdapat Cacat Yang Mencemarkan. Abdurrahman bin Yazid Yang Mana Husain Al Ju'fi Dan Abu Usamah Meriwayatkan Darinya, Dia Bukan Ibnu Jabir Perawi Tsiqah, Justru Dia Adalah Ibnu Tamim Perawi Dha'if. Demikianlah Yang Dinyatakan Al Bukhari, Anak Saudara Husain Al Ju'fi, Abu Dawud, Dan Selain Mereka. Silahkan Lihat Syarh 'Ilal At Tirmidzi Tulisan Ibnu Rajab (Halaman: 465, 467) Dan Selainnya.
سنن أبي داوود ٨٨٣: حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ عَلِيٍّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَوْسِ بْنِ أَوْسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ أَفْضَلِ أَيَّامِكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فِيهِ خُلِقَ آدَمُ وَفِيهِ قُبِضَ وَفِيهِ النَّفْخَةُ وَفِيهِ الصَّعْقَةُ فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنْ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ قَالَ قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَكَيْفَ تُعْرَضُ صَلَاتُنَا عَلَيْكَ وَقَدْ أَرِمْتَ يَقُولُونَ بَلِيتَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ حَرَّمَ عَلَى الْأَرْضِ أَجْسَادَ الْأَنْبِيَاءِ
Sunan Abu Daud 883: Telah menceritakan kepada kami [Harun bin Abdullah] telah menceritakan kepada kami [Husain bin Ali] dari [Abdurrahman bin Yazid bin Jabir] dari [Abu Al Asy'Ats Tsauri Ash Shan'ani] dari [Aus bin Aus] dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya di antara hari-harimu yang paling utama adalah hari Jum'at, pada hari itu Adam di ciptakan, pada hari itu beliau wafat, pada hari itu juga ditiup (sangkakala) dan pada hari itu juga mereka pingsan. Maka perbanyaklah shalawat kepadaku -karena- shalawat kalian akan disampaikan kepadaku." Aus bin Aus berkata: para sahabat bertanya: "Wahai Rasulullah, bagaimana mungkin shalawat kami bisa disampaikan kepadamu, sementara anda telah tiada (meninggal)? -atau mereka berkata: "Telah hancur (menjadi tulang)"- Beliau bersabda: "Sesungguhnya Allah azza wa jalla mengharamkan bumi untuk memakan jasad para Nabi."