hadith book logo

Sunan Darimi: Hadith 154

1. Mukaddimah

سنن الدارمي

/20 Chapter:

Berfatwa dan teguran keras terhadapnya

باب الفتيا وما فيه من الشدة

154
Sunan Darimi
Albani: Hasanul Isnad
سنن الدارمي ١٥٤: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ حَدَّثَنِي بَكْرُ بْنُ عَمْرٍو الْمَعَافِرِيُّ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ مُسْلِمِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أُفْتِيَ بِفُتْيَا مِنْ غَيْرِ ثَبْتٍ فَإِنَّمَا إِثْمُهُ عَلَى مَنْ أَفْتَاهُ
Sunan Darimi 154: Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Yazid] telah mencweritakan kepada kami [Sa'id bin Abu Ayyub] telah menceritakan kepadaku [Bakar bin 'Amru Al Mu'afiri] dari [Abu Utsman Muslim bin Yasar], dari [Abu Hurairah] radliallahu 'anhu dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam beliau bersabda: " Barang siapa yang berfatwa tanpa dasar, dosa (akibat dilaksanakan fatwa tersebut) di tanggung oleh pemberi fatwa".