hadith book logo

Sunan Darimi: Hadith 159

1. Mukaddimah

سنن الدارمي

/20 Chapter:

Berfatwa dan teguran keras terhadapnya

باب الفتيا وما فيه من الشدة

159
Sunan Darimi
Albani: Hasanul Isnad
سنن الدارمي ١٥٩: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عِمْرَانَ حَدَّثَنَا إِسْحَقُ بْنُ سُلَيْمَانَ حَدَّثَنَا الْعُمَرِيُّ عَنْ عُبَيْدِ بْنِ جُرَيْجٍ قَالَ كُنْتُ أَجْلِسُ بِمَكَّةَ إِلَى ابْنِ عُمَرَ يَوْمًا وَإِلَى ابْنِ عَبَّاسٍ يَوْمًا فَمَا يَقُولُ ابْنُ عُمَرَ فِيمَا يُسْأَلُ لَا عِلْمَ لِي أَكْثَرُ مِمَّا يُفْتِي بِهِ
Sunan Darimi 159: Telah mengabarkan kepada kami [Abdullah bin Imran] telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Sulaiman] telah menceritakan kepada kami [Al 'Umari] dari ['Ubaid bin Juraij] ia berkata:



Dahulu sewaktu di Makkah aku selalu duduk di (kajian ilmu) Ibnu Umar sehari dan di (kajian) Ibnu Abbas di hari lainnya. Dan ketika ditanya [Ibnu Umar] lebih banyak menjawab dengan jawaban: "Aku tidak tahu." Dibandingkan berfatwa dalam masalah tersebut.