hadith book logo

Sahih Bukhari: Hadith 2051

18. Jual Beli

صحيح البخاري

/1315 Chapter:

Orang yang menjual pohon kurma yang telah matang buahnya,

من باع نخلا قد أبرت أو أرضا مزروعة أو بإجارة

2051
Sahih Bukhari
Albani: Shahih
صحيح البخاري ٢٠٥١: قَالَ أَبُو عَبْد اللَّهِ و قَالَ لِي إِبْرَاهِيمُ أَخْبَرَنَا هِشَامٌ أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ أَبِي مُلَيْكَةَ يُخْبِرُ عَنْ نَافِعٍ مَوْلَى ابْنِ عُمَرَ أَنَّهُ قَالَ أَيُّمَا نَخْلٍ بِيعَتْ قَدْ أُبِّرَتْ لَمْ يُذْكَرْ الثَّمَرُ فَالثَّمَرُ لِلَّذِي أَبَّرَهَا وَكَذَلِكَ الْعَبْدُ وَالْحَرْثُ سَمَّى لَهُ نَافِعٌ هَؤُلَاءِ الثَّلَاثَ
Shahih Bukhari 2051: Telah berkata: Abu 'Abdullah: Dan berkata kepadaku [Ibrahim] telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] telah mengabarkan kepada kami [Ibnu Juraij] berkata: Aku mendengar [Ibnu Abi Mulaikah] yang mengabarkan dari [Nafi'], maula Ibnu 'Umar radliyallahu 'anhuma bahwa dia berkata:

Pohon kurma mana saja yang telah dikawinkan lalu dijual namun tidak disebutkan sebagai buah (yang dijual) maka buahnya nanti menjadi hak orang yang mengawinkannya. Begitu juga budak dan kebun. Nafi' menamakannya sebagai tiga hal yang sama ketentuannya.