Shahih Bukhari 2526: Telah bercerita kepada kami [Ibrahim bin Musa] telah mengabarkan kepada kami [Hisyam] bahwa [Ibnu Juraij] mengabarkan kepadanya, berkata telah bercerita kepadaku [Ya'laa bin Muslim] dan ['Amru bin Dinar] dari [Sa'id bin Jubair] dimana satu sama lain saling menambahkan dan begitu juga para perawi selain keduanya, sungguh aku pernah mendengarnya bercerita kepadanya dari Sa'id bin Jubair berkata: Kami sedang bermajelis dengan Ibnu 'Abbas radliyallahu 'anhuma ia berkata: telah bercerita kepadaku [Ubay bin Ka'ab] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:
"Musa Rasulullah, lalu dia menyebutkan hadits. (Nabi Khidir berkata: "Bukankah telah aku katakan bahwa kamu tidak akan sanggup untuk bersabar bersamaku?") (QS. Al Kahfi: 72). Ketidak sabaran Nabi Musa yang pertama adalah karena lupa, yang kedua syarat yang diajukannya sedangkan yang ketiga adalah kesengajaan. (Musa berkata: "Janganlah kamu menghukum aku karena kelupaanku dan janganlah kamu membebani aku dengan sesuatu kesulitan dalam urusanku") (QS. Al Kahfi: 73) (Hingga tatkala keduanya berjumpa dengan seorang anak, maka Khidir membunuhnya) (QS. Al Kahfi: 74) Lalu keduanya berjalan hingga mendapatkan (Dalam negeri itu dinding rumah yang hampir roboh, maka Khidir menegakkan dinding itu) (QS. Al Kahfi: 77) Ibnu 'Abbas membacakannya: "Sedang didepan mereka ada seorang raja."