hadith book logo

Sahih Bukhari: Hadith 3247

43. Perilaku Yang Terpuji

صحيح البخاري

/1945 Chapter:

Penisbatan Yaman kepada Nabi Ismail

نسبة اليمن إلى إسماعيل منهم أسلم بن أفصى بن حارثة

3247
Sahih Bukhari
Albani: Shahih
صحيح البخاري ٣٢٤٧: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَيَّاشٍ حَدَّثَنَا حَرِيزٌ قَالَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الْوَاحِدِ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ النَّصْرِيُّ قَالَ سَمِعْتُ وَاثِلَةَ بْنَ الْأَسْقَعِ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ مِنْ أَعْظَمِ الْفِرَى أَنْ يَدَّعِيَ الرَّجُلُ إِلَى غَيْرِ أَبِيهِ أَوْ يُرِيَ عَيْنَهُ مَا لَمْ تَرَ أَوْ يَقُولُ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَمْ يَقُلْ
Shahih Bukhari 3247: Telah bercerita kepada kami ['Ali bin 'Ayyasy] telah bercerita kepada kami [Hariz] berkata: telah bercerita kepadaku ['Abdul Wahid bin 'Abdullah An-Nashriy] berkata: aku mendengar [Watsilah bin Al Asyfa'] berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

"Sesungguhnya diantara kebohongan yang besar adalah bila seseorang mengaku (sebagai anak) dari orang yang bukan bapaknya atau (seseorang) mengaku kedua matanya melihat sesuatu dalam mimpi padahal tidak bermimpi apapun atau seseorang mengatakan sesuatu atas nama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apa yang beliau tidak mensabdakannya."