hadith book logo

Sahih Bukhari: Hadith 4315

45. Tafsir Al-Qur'an

صحيح البخاري

/2286 Chapter:

Surat Huud ayat 5

أَلا إِنّهم يثنون صدورهم ليستخفوا منه

4315
Sahih Bukhari
Albani: Shahih
صحيح البخاري ٤٣١٥: حَدَّثَنَا الْحُمَيْدِيُّ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ حَدَّثَنَا عَمْرٌو قَالَ قَرَأَ ابْنُ عَبَّاسٍ { أَلَا إِنَّهُمْ يَثْنُونَ صُدُورَهُمْ لِيَسْتَخْفُوا مِنْهُ أَلَا حِينَ يَسْتَغْشُونَ ثِيَابَهُمْ } و قَالَ غَيْرُهُ عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ { يَسْتَغْشُونَ } يُغَطُّونَ رُءُوسَهُمْ { سِيءَ بِهِمْ } سَاءَ ظَنُّهُ بِقَوْمِهِ { وَضَاقَ بِهِمْ } بِأَضْيَافِهِ { بِقِطْعٍ مِنْ اللَّيْلِ } بِسَوَادٍ وَقَالَ مُجَاهِدٌ { إِلَيْهِ أُنِيبُ } أَرْجِعُ
Shahih Bukhari 4315: Telah menceritakan kepada kami [Al Humaidi] Telah menceritakan kepada kami [Sufyan] Telah menceritakan kepada kami ['Amru] dia berkata:

[Ibnu 'Abbas] membaca ayat: {Ingatlah, sesungguhnya (orang munafik itu) memalingkan dada mereka untuk menyembunyikan diri daripadanya (Muhammad), Ingatlah, di waktu mereka menyelimuti dirinya dengan kain.} (QS. Huud: 5). Yang lainnya berkata dari Ibnu Abbas: arti {Yastagsyuuna} adalah menutup kepala mereka. Arti {Sii`a bihim} (QS. Huud: 77) adalah berperangsangka buruk kepada kaumnya. Arti {Wadlaaqa bihim} (QS. Huud: 77) yaitu terhadap para tamu mereka. Sedangkan arti {Biqith'in manal lail} (QS. Huud: 81) yaitu kegelapan. Mujahid berkata: arti {Ilaihi Unib} (QS. Huud: 88) yaitu saya kembali.