Shahih Bukhari 4545: Telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Yusuf] Telah menceritakan kepada kami [Al Laits] dari [Uqail] dan [Ibnu Syihab] berkata: Aku mendengar [Abu Salamah] berkata: Telah mengabarkan kepadaku [Jabir bin Abdullah] bahwa
Ia mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menceritakan tentang Fatratul Wahyu (Masa-masa kevakuman wahyu). Beliau berkisah: "Ketika aku tengah berjalan, tiba-tiba aku mendengar suara yang berasal dari langit, maka aku pun mengangkat pandanganku ke arah langit, ternyata di atas terdapat Malaikat yang sebelumnya mendatangiku di gua Hira` tengah duduk di atas kursi antara langit dan bumi. Aku merasa ketakutan hingga aku jatuh tersungkur ke tanah. Lalu aku pun segera menemui keluargaku seraya berkata: 'Selimutilah aku, selimutilah aku.' Maka keluargaku pun segera menyelimutiku. Lalu Allah Ta'ala menurunkan ayat: {YAA AYYUHAL MUDDATSTSIR QUM FA`ANDZIR} (Wahai orang yang berselimut, bangkitlah, dan berilah peringatan) Hingga firman-Nya: {FAHJUR} (Maka Tinggalkanlah)."
Abu Salamah berkata: Ar Rijz artinya adalah berhala-berhala. Setelah itu, turunlah wahyu secara berturut-turut.