hadith book logo

Sahih Bukhari: Hadith 503

9. Waktu-waktu Shalat

صحيح البخاري

/345 Chapter:

Menunggu cuaca sejuk untuk mengerjakan shalat Dhuhur ketika matahari panas menyengat

الإبراد بالظهر في شدة الحر

503
Sahih Bukhari
Albani: Shahih
صحيح البخاري ٥٠٣: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ قَالَ حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْمُهَاجِرِ أَبِي الْحَسَنِ سَمِعَ زَيْدَ بْنَ وَهْبٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ أَذَّنَ مُؤَذِّنُ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الظُّهْرَ فَقَالَ أَبْرِدْ أَبْرِدْ أَوْ قَالَ انْتَظِرْ انْتَظِرْ وَقَالَ شِدَّةُ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ فَإِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا عَنْ الصَّلَاةِ حَتَّى رَأَيْنَا فَيْءَ التُّلُولِ
Shahih Bukhari 503: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Basysyar] berkata: telah menceritakan kepada kami [Ghundar] berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Muhajir Abu Al Hasan] bahwa ia mendengar [Zaid bin Wahb] dari [Abu Dzar] berkata:

Seorang mu'adzin Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam mengumandangkan adzan Dhuhur. Kemudian beliau bersabda: "Tundalah, tundalah!" Atau beliau katakan: "Tunggulah, tunggulah!" Beliau kemudian melanjutkan: "Panas yang menyengat ini berasal dari hembusan api jahannam. Jika udara sangat panas menyengat maka tundalah shalat hingga kita melihat bayangan suatu benda."