1208
Sahih Bukhariصحيح البخاري ١٢٠٨: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ خَلِيلٍ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُسْهِرٍ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْحَاقَ وَهْوَ الشَّيْبَانِيُّ عَنْ أَبِي بُرْدَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَ
لَمَّا أُصِيبَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ جَعَلَ صُهَيْبٌ يَقُولُ وَا أَخَاهُ فَقَالَ عُمَرُ أَمَا عَلِمْتَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ الْمَيِّتَ لَيُعَذَّبُ بِبُكَاءِ الْحَيِّ
Shahih Bukhari 1208: Telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Khalil] telah menceritakan kepada kami ['Ali bin Mushir] telah menceritakan kepada kami [Abu Ishaq] dia adalah dari suku Asy-Syaibaniy dari [Abu Burdah] dari [bapaknya] berkata:
Ketika 'Umar radliyallahu 'anhu terbunuh Shuhaib berkata sambil menangis: Wahai saudaraku. Maka 'Umar radliyallahu 'anhu berkata: Bukankah kamu mengetahui bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: "Sesungguhnya mayat pasti akan disiksa disebabkan tangisan orang yang masih hidup".
Ketika 'Umar radliyallahu 'anhu terbunuh Shuhaib berkata sambil menangis: Wahai saudaraku. Maka 'Umar radliyallahu 'anhu berkata: Bukankah kamu mengetahui bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam telah bersabda: "Sesungguhnya mayat pasti akan disiksa disebabkan tangisan orang yang masih hidup".