Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam apabila melihat awan mendung di langit, Beliau memandangnya lalu membelakanginya, mondar-mandir antara keluar-masuk rumah dengan wajah yang berubah. Kemudian 'Aisyah minta penjelasan hal itu, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku tidak tahu pasti barangkali kejadiannya bisa seperti kaum yang berkata (sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Ahqaf: 24): {FALAMMAA RA-AWHU 'AARIDLAM MUSTAQBILA AWDIYATIHIM} (Maka tatkala mereka melihat adzab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka).
Sahih Bukhari: Hadith 2967
41. Permulaan Penciptaan Makhluq
صحيح البخاري
/1893 Chapter:
Penjelasan tentang firman Allah "Dan Dialah yang mengirimkan angin yang terpencar sebelum kedatangan rahmat-Nya"
ما جاء في قوله وهو الذي أرسل الرياح نشرا بين يدي رحمته
2967
Sahih Bukhariصحيح البخاري ٢٩٦٧: حَدَّثَنَا مَكِّيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ عَنْ عَطَاءٍ عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ
كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا رَأَى مَخِيلَةً فِي السَّمَاءِ أَقْبَلَ وَأَدْبَرَ وَدَخَلَ وَخَرَجَ وَتَغَيَّرَ وَجْهُهُ فَإِذَا أَمْطَرَتْ السَّمَاءُ سُرِّيَ عَنْهُ فَعَرَّفَتْهُ عَائِشَةُ ذَلِكَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَدْرِي لَعَلَّهُ كَمَا قَالَ قَوْمٌ
{ فَلَمَّا رَأَوْهُ عَارِضًا مُسْتَقْبِلَ أَوْدِيَتِهِمْ }
الْآيَةَ
Shahih Bukhari 2967: Telah bercerita kepada kami [Makkiy bin Ibrahim] telah bercerita kepada kami [Ibnu Juraij] dari ['Atha'] dari 'Aisyah radliyallahu 'anha berkata:
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam apabila melihat awan mendung di langit, Beliau memandangnya lalu membelakanginya, mondar-mandir antara keluar-masuk rumah dengan wajah yang berubah. Kemudian 'Aisyah minta penjelasan hal itu, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku tidak tahu pasti barangkali kejadiannya bisa seperti kaum yang berkata (sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Ahqaf: 24): {FALAMMAA RA-AWHU 'AARIDLAM MUSTAQBILA AWDIYATIHIM} (Maka tatkala mereka melihat adzab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka).
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam apabila melihat awan mendung di langit, Beliau memandangnya lalu membelakanginya, mondar-mandir antara keluar-masuk rumah dengan wajah yang berubah. Kemudian 'Aisyah minta penjelasan hal itu, maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Aku tidak tahu pasti barangkali kejadiannya bisa seperti kaum yang berkata (sebagaimana firman Allah dalam QS. Al-Ahqaf: 24): {FALAMMAA RA-AWHU 'AARIDLAM MUSTAQBILA AWDIYATIHIM} (Maka tatkala mereka melihat adzab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka).