Aku membuatkan bekal perjalanan untuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan Abu Bakar ketika keduanya hendak berangkat hijrah menuju Madinah. Aku katakan kepada bapakku: "Aku tidak mendapatkan sesuatu untuk mengikat melainkan kain ikat pinggangku." Bapakku berkata: "Potonglah kain ikat pinggang itu!" Maka aku melakukannya. Dari situlah kemudian aku dijuluki dengan Dzatin Nithaqain (Wanita yang mempunyai dua potongan ikat pinggang)."
Sedang Ibnu 'Abbas berkata: 'Asma' adalah Dzatu Nithaq.