Dia mendengar [Sahl bin Sa'd] bertanya tentang luka Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam, dia berkata: "Demi Allah, sungguh aku telah mengetahui orang yang telah mengobati luka Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam, orang yang menuangkan air, dan dengan apa beliau diobati." Dia melanjutkan: "Fathimah, putri Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam lah yang telah mencuci (luka beliau), sementara 'Ali bin Abu Thalib menuangkan air dengan menggunakan perisai, ketika Fathimah melihat darah semakin mengalir deras, dia langsung mengambil potongan tikar dan membakarnya, setelah itu dia menempelkan (bekas pembakaran tersebut) pada luka beliau hingga darahnya terhenti, pada waktu itu gigi seri beliau tanggal, wajah beliau terluka dan topi baja beliau pecah."
Sahih Bukhari: Hadith 3767
44. Peperangan
صحيح البخاري
/2067 Chapter:
Luka yang diderita Nabi Shallallahu 'alaihi wa Sallam pada perang Uhud
ما أصاب النبي صلى الله عليه وسلم من الجراح يوم أحد
3767
Sahih Bukhariصحيح البخاري ٣٧٦٧: بَاب حَدَّثَنَا قُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ عَنْ أَبِي حَازِمٍ أَنَّهُ سَمِعَ سَهْلَ بْنَ سَعْدٍ
وَهُوَ يُسْأَلُ عَنْ جُرْحِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَمَا وَاللَّهِ إِنِّي لَأَعْرِفُ مَنْ كَانَ يَغْسِلُ جُرْحَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَمَنْ كَانَ يَسْكُبُ الْمَاءَ وَبِمَا دُووِيَ قَالَ كَانَتْ فَاطِمَةُ عَلَيْهَا السَّلَام بِنْتُ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَغْسِلُهُ وَعَلِيُّ بْنُ أَبِي طَالِبٍ يَسْكُبُ الْمَاءَ بِالْمِجَنِّ فَلَمَّا رَأَتْ فَاطِمَةُ أَنَّ الْمَاءَ لَا يَزِيدُ الدَّمَ إِلَّا كَثْرَةً أَخَذَتْ قِطْعَةً مِنْ حَصِيرٍ فَأَحْرَقَتْهَا وَأَلْصَقَتْهَا فَاسْتَمْسَكَ الدَّمُ وَكُسِرَتْ رَبَاعِيَتُهُ يَوْمَئِذٍ وَجُرِحَ وَجْهُهُ وَكُسِرَتْ الْبَيْضَةُ عَلَى رَأْسِهِ
Shahih Bukhari 3767: Bab telah menceritakan kepada kami [Qutaibah bin Sa'id] telah menceritakan kepada kami [Ya'qub] dari [Abu Hazim] bahwa
Dia mendengar [Sahl bin Sa'd] bertanya tentang luka Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam, dia berkata: "Demi Allah, sungguh aku telah mengetahui orang yang telah mengobati luka Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam, orang yang menuangkan air, dan dengan apa beliau diobati." Dia melanjutkan: "Fathimah, putri Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam lah yang telah mencuci (luka beliau), sementara 'Ali bin Abu Thalib menuangkan air dengan menggunakan perisai, ketika Fathimah melihat darah semakin mengalir deras, dia langsung mengambil potongan tikar dan membakarnya, setelah itu dia menempelkan (bekas pembakaran tersebut) pada luka beliau hingga darahnya terhenti, pada waktu itu gigi seri beliau tanggal, wajah beliau terluka dan topi baja beliau pecah."
Dia mendengar [Sahl bin Sa'd] bertanya tentang luka Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam, dia berkata: "Demi Allah, sungguh aku telah mengetahui orang yang telah mengobati luka Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam, orang yang menuangkan air, dan dengan apa beliau diobati." Dia melanjutkan: "Fathimah, putri Rasulullah shallallahu 'alahi wa sallam lah yang telah mencuci (luka beliau), sementara 'Ali bin Abu Thalib menuangkan air dengan menggunakan perisai, ketika Fathimah melihat darah semakin mengalir deras, dia langsung mengambil potongan tikar dan membakarnya, setelah itu dia menempelkan (bekas pembakaran tersebut) pada luka beliau hingga darahnya terhenti, pada waktu itu gigi seri beliau tanggal, wajah beliau terluka dan topi baja beliau pecah."