Kami pernah bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan. Ketika ada mu'adzin yang hendak mengumandangkan adzan, beliau berkata kepadanya: "Tundalah!" Sesaat kemudian mu'adzin itu kembali akan melakukan adzan, beliau kembali berkata: "Tundalah!" Kemudian ketika mu'adzin itu kembali hendak melakukan adzan untuk ketiga kalinya, beliau kembali berkata: "Tundalah hingga kita melihat bayang-bayang bukit." Setelah itu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya panas yang sangat menyengat itu berasal dari hembusan api jahannam."
Sahih Bukhari: Hadith 593
10. Adzan
صحيح البخاري
/395 Chapter:
Adzan dan iqamah bagi musafir bila shalat berjama'ah begitu juga di 'Arafah dan Mudzdalifah
الأذان للمسافر إذا كانوا جماعة والإقامة وكذلك بعرفة
593
Sahih Bukhariصحيح البخاري ٥٩٣: حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ الْمُهَاجِرِ أَبِي الْحَسَنِ عَنْ زَيْدِ بْنِ وَهْبٍ عَنْ أَبِي ذَرٍّ قَالَ كُنَّا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي سَفَرٍ فَأَرَادَ الْمُؤَذِّنُ أَنْ يُؤَذِّنَ فَقَالَ لَهُ أَبْرِدْ ثُمَّ أَرَادَ أَنْ يُؤَذِّنَ فَقَالَ لَهُ أَبْرِدْ ثُمَّ أَرَادَ أَنْ يُؤَذِّنَ فَقَالَ لَهُ أَبْرِدْ حَتَّى سَاوَى الظِّلُّ التُّلُولَ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ
Shahih Bukhari 593: Telah menceritakan kepada kami [Muslim bin Ibrahim] berkata: telah menceritakan kepada kami [Syu'bah] dari [Al Muhajir Abu Al Hasan] dari [Zaid bin Wahb] dari [Abu Dzar Al Ghifari] berkata:
Kami pernah bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan. Ketika ada mu'adzin yang hendak mengumandangkan adzan, beliau berkata kepadanya: "Tundalah!" Sesaat kemudian mu'adzin itu kembali akan melakukan adzan, beliau kembali berkata: "Tundalah!" Kemudian ketika mu'adzin itu kembali hendak melakukan adzan untuk ketiga kalinya, beliau kembali berkata: "Tundalah hingga kita melihat bayang-bayang bukit." Setelah itu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya panas yang sangat menyengat itu berasal dari hembusan api jahannam."
Kami pernah bersama Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dalam suatu perjalanan. Ketika ada mu'adzin yang hendak mengumandangkan adzan, beliau berkata kepadanya: "Tundalah!" Sesaat kemudian mu'adzin itu kembali akan melakukan adzan, beliau kembali berkata: "Tundalah!" Kemudian ketika mu'adzin itu kembali hendak melakukan adzan untuk ketiga kalinya, beliau kembali berkata: "Tundalah hingga kita melihat bayang-bayang bukit." Setelah itu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Sesungguhnya panas yang sangat menyengat itu berasal dari hembusan api jahannam."