hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1628

5. Witir

سنن الدارقطني

/168 Chapter:

Shalat Witir dengan Lima, Tiga, Satu Raka'at, atau Lebih dari Lima Raka'at

الْوِتْرُ بِخَمْسٍ أَوْ بِثَلَاثٍ أَوْ بِوَاحِدَةٍ أَوْ بِأَكْثَرَ مِنْ خَمْسٍ

1628
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha'if. HR. Ahmad (5/418), menurut saya, Sufyan bin Husain tsiqah (terpercaya), dari selain riwayat Az-Zuhri berdasarkan kesepakatan mereka. At-Taqrib (1/311), dan pada hafalannya terdapat sesuatu dan kata "iimaa" terdapat kebimbangan, hal itu dikatakan oleh Al Ghassani di dalam takhrijnya dan juga diriwayatkan oleh Ibnu Majah (1190), An-Nasa i dan Ad-Darimi (1582).
سنن الدارقطني ١٦٢٨: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مُبَشِّرٍ , ثنا أَحْمَدُ بْنُ سِنَانٍ , ح وَحَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى , قَالَا: نا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ , أنا سُفْيَانُ بْنُ حُسَيْنٍ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ , عَنْ أَبِي أَيُّوبَ الْأَنْصَارِيِّ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «أَوْتِرْ بِخَمْسٍ , فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَبِثَلَاثٍ , فَإِنْ لَمْ تَسْتَطِعْ فَوَاحِدَةٍ , فَإِنْ شِئْتَ فَأَوْمِئْ إِيمَاءً».
Sunan Daruquthni 1628: Ali bin Abdullah bin Mubasysyir menceritakan kepada kami, Ahmad bin Sinan menceritakan kepada kami, {h} dan Abdullah bin Muhammad bin Ziyad menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yahya menceritakan kepada kami, keduanya berkata, Yazid bin Harun mengabarkan kepada kami, Sufyan bin Husain mengabarkan kepada kami, dari Az-Zuhri. dari Atha' bin Yazid Al-Laitsi, dari Abu Ayyub Al Anshari, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Lakukanlah shalat Witir dengan lima raka'at. Jika kamu tidak mampu, maka lakukanlah dengan tiga raka'at, jika kamu tidak mampu, maka lakukanlah dengan satu raka'at, jika kamu menghendaki, maka boleh dengan memberi isyarat.