hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 1691

5. Witir

سنن الدارقطني

/175 Chapter:

Cara Shalat Orang Sakit dan Mimisan serta Bagaimana Jika Ingin Mundur (Keluar dari Shalat)

بَابُ صَلَاةِ الْمَرِيضِ وَمَنْ رَعَفَ فِي صَلَاتِهِ كَيْفَ يَسْتَخْلِفُ

1691
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya shahih. HR. Al Baihaqi (2/308), dari jalur periwayatan penyusun kitab tersebut.
سنن الدارقطني ١٦٩١: حَدَّثَنَا إِبْرَاهِيمُ بْنُ حَمَّادٍ , ثنا عَبَّاسُ بْنُ يَزِيدَ , ثنا عَبْدُ الرَّزَّاقِ , ثنا أَبُو بَكْرِ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ عُمَرَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: «يُصَلِّي الْمَرِيضُ مُسْتَلْقِيًا عَلَى قَفَاهُ تَلِي قَدَمَاهُ الْقِبْلَةَ»
Sunan Daruquthni 1691: Ibrahim bin Hammad menceritakan kepada kami, Abbas bin Yazid menceritakan kepada kami, Abdurrazaq menceritakan kepada kami, Abu Bakar bin Ubaidillah bin Umar, dari bapaknya, dari Nafi', dari Ibnu Umar, dia berkata, "Orang yang sedang sakit shalat dengan terlentang di atas punggungnya, serta kedua kakinya di dekat kiblat."