سنن الدارقطني ٢١٠١: حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَلِيٍّ الْخُطَبِيُّ , ثنا أَبُو قَبِيصَةَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , حَدَّثَنِي عُمَرُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ , ثنا عُثْمَانُ بْنُ عَبْدِ الرَّحْمَنِ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ «أَنَّهُ كَانَ يُخْرِجُ صَدَقَةَ الْفِطْرِ عَنْ كُلِّ حُرٍّ وَعَبْدٍ صَغِيرٍ وَكَبِيرٍ ذَكَرٍ وَأُنْثَى كَافِرٍ وَمُسْلِمٍ حَتَّى إِنَّهُ كَانَ لَيُخْرِجُ عَنْ مُكَاتَبِيهِ مِنْ غِلْمَانِهِ». عُثْمَانُ هُوَ الْوَقَّاصِيُّ مَتْرُوكٌ
Sunan Daruquthni 2101: Ismail bin Ali Al Khuthabi menceritakan kepada kami, Abu Qabishah Muhammad bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, Umar bin Abdul Aziz menceritakan kepadaku, Utsman bin Abdurrahman menceritakan kepada kami, dari Nafi', dari Ibnu Umar, "Bahwa dia mengeluarkan zakat fitrah dari setiap orang merdeka dan hamba sahaya, anak kecil dan orang tua, laki-laki dan wanita. Orang kafir dan muslim, hingga dia mengeluarkan zakat tersebut dari budak-budak mukatabnya (budak yang ingin membebaskan dirinya dengan pembayaran secara kredit)."' Utsman yaitu Al Waqashi matruk.