hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 2132

11. Puasa

سنن الدارقطني

2132
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dhaif HR. Al Bazzar (1/498), dari sisi yang lain. Menurut saya, Al Waqidi matruk meskipun luas ilmunya, biografinya telah dijelaskan sebelumnya berkali-kali.
سنن الدارقطني ٢١٣٢: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْبَخْتَرِيِّ , ثنا أَحْمَدُ بْنُ الْخَلِيلِ , ثنا الْوَاقِدِيُّ , ثنا دَاوُدُ بْنُ خَالِدِ بْنِ دِينَارٍ , وَمُحَمَّدُ بْنُ مُسْلِمٍ , عَنِ الْمَقْبُرِيِّ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: " نَهَى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ صَوْمِ سِتَّةٍ: الْيَوْمُ الَّذِي يُشَكُّ فِيهِ مِنْ رَمَضَانَ , وَيَوْمُ الْفِطْرِ , وَيَوْمُ الْأَضْحَى , وَأَيَّامُ التَّشْرِيقِ ". الْوَاقِدِيُّ غَيْرُهُ أَثْبَتُ مِنْهُ
Sunan Daruquthni 2132: Muhammad bin Amru Al Bakhtari menceritakan kepada kami. Ahmad bin Al Khalil menceritakan kepada kami, Al Waqidi menceritakan kepada kami, Daud bin Khalid bin Dinar dan Muhammad bin Muslim menceritakan kepada kami, dari Al Maqburi, dari Abu Hurairah, dia berkata, "Rasulullah SAW melarang dari berpuasa pada enam hari: hari yang masih diragukan dari bulan Ramadhan, hari Idul Fitri, hari Idul Adha, dan harihari Tasyrik." selain Al Waqidi lebih kuat darinya.