hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 2142

11. Puasa

سنن الدارقطني

2142
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dhaif Saya katakan, Abu Hisyam Ar-Rifa'i yaitu Muhammad bin Yazid Al Ajali, bukan perawi yang kuat, At-Taqrib (2/217).
سنن الدارقطني ٢١٤٢: حَدَّثَنَا ابْنُ صَاعِدٍ , وَابْنُ غَيْلَانَ قَالَا: نا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ , ثنا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ , ثنا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو , عَنْ أَبِي سَلَمَةَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تَعْجَلُوا شَهْرَ رَمَضَانَ بِيَوْمٍ وَلَا بِيَوْمَيْنِ مِثْلَهُ , عُدُّوا ثَلَاثِينَ ثُمَّ أَفْطِرُوا» وَهَذَا مِثْلُهُ.
Sunan Daruquthni 2142: Ibnu Sha'id dan Ibnu Ghailan menceritakan kepada kami, keduanya berkata, Abu Hisyam Ar-Rifa'i memberitakan kepada kami, Abu Bakar bin Ayyasy menceritakan kepada kami, Muhammad bin Amru menceritakan kepada kami, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah kalian menyegerakan bulan Ramadhan dengan berpuasa sehari dan juga dengan berpuasa dua hari yang sama, hitunglah tiga puluh hari. kemudian berbukalah." Hadits ini sama dengan sebelumnya.