سنن الدارقطني ٢١٤٧: حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ اللَّهِ مُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ الْفَارِسِيُّ مِنْ أَصْلِهِ , ثنا أَبُو زُرْعَةَ الدِّمَشْقِيُّ عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ عَمْرٍو , ثنا أَبُو مُسْهِرٍ , ثنا مَالِكٌ , عَنْ نَافِعٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا تَصُومُوا حَتَّى تَرَوُا الْهِلَالَ , وَلَا تُفْطِرُوا حَتَّى تَرَوُا الْهِلَالَ , فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَصُومُوا ثَلَاثِينَ». هُوَ فِي الْمُوَطَّأِ عَنْ نَافِعٍ , وَابْنِ دِينَارٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ: فَاقْدُرُوا لَهُ
Sunan Daruquthni 2147: Abu Abdillah Muhammad bin Ismail Al Farisi menceritakan kepada kami dari asalnya, Abu Zur'ah Ad Dimasyqi Abdurrahman bin Amru menceritakan kepada kami, Abu Mishar menceritakan kepada kami, Malik menceritakan kepada kami, dari Nafi'. dari Ibnu Umar, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah kalian berpuasa hingga kalian melihat hilal dan janganlah kalian berbuka hingga kalian melihat hilal. Jika -hilal -tertutup dari pandangan kalian, maka berpuasalah tiga puluh hari. " Hadits ini di dalam Al Muwaththa' dari Nafi' dan Ibnu Dinar, dari Ibnu Umar. "Maka perkirakanlah untuknya."