hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 2213

11. Puasa

سنن الدارقطني

/222 Chapter:

Bab

بَابُ

2213
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha'if sekali. Karena dha'if-nya Al Walid bin Abu Tsaur, sebagaimana telah dijelaskan no. 2205, dan Simak mengalami kerancuan pada riwayat Ikrimah.
سنن الدارقطني ٢٢١٣: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا , ثنا عَبَّادٌ , ثنا الْوَلِيدُ بْنُ أَبِي ثَوْرٍ , عَنْ سِمَاكٍ , عَنْ عِكْرِمَةَ , عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ , قَالَ: «إِذَا صَامَ الرَّجُلُ تَطَوُّعًا فَلْيُفْطِرْ مَتَى شَاءَ»
Sunan Daruquthni 2213: Muhammad bin Al Qasim bin Zakaria menceritakan kepada kami, Abbad menceritakan kepada kami, Al Walid bin Abi Tsaur menceritakan kepada kami, dari Simak, dari Ikrimah, dari Ibnu ^Abbas, dia berkata, "Jika seorang berpuasa sunnah, maka ia boleh berbuka kapan saja dia menghendaki."