hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 2225

11. Puasa

سنن الدارقطني

/222 Chapter:

Bab

بَابُ

2225
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha'if sekali. Saya katakan, Nashr bin Tharif, An-Nasa'i dan lainnya mengatakan, matruk. Ahmad mengatakan, dia tidak menulis haditsnya. Yahya berkata, termasuk orang yang terkenal dalam memalsukan hadits.
سنن الدارقطني ٢٢٢٥: ثنا أَبُو الْحَسَنِ مُحَمَّدُ بْنُ نُوحٍ الْجُنْدِيسَابُورِيُّ , ثنا عَلِيُّ بْنُ حَرْبٍ الْجُنْدِيسَابُورِيُّ , ثنا سُلَيْمَانُ بْنُ أَبِي هَوْذَةَ , ثنا نَصْرُ بْنُ طَرِيفٍ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنْ أَبِي رَافِعٍ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: «مَنْ أَكَلَ أَوْ شَرِبَ نَاسِيًا فَلْيَمْضِ فِي صَوْمِهِ وَلَا قَضَاءَ عَلَيْهِ». نَصْرُ بْنُ طَرِيفٍ أَبُو جُزْءٍ ضَعِيفٌ
Sunan Daruquthni 2225: Abul Hasan Muhammad bin Nuh Al Jundaisaburi menceritakan kepada kami, Ali bin Harb Al Jundaisaburi menceritakan kepada kami, Sulaiman bin Abi Haudzah menceritakan kepada kami, Nashr bin Tharif menceritakan kepada kami, dari Qatadah, dari Abu Rafi', dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa makan atau minum dalam keadaan lupa, maka hendaklah dia meneruskan puasanya dan tidak ada kewajiban mengqadha atas dirinya." Nashr bin Tharif Abu Juz-iy dha'if.