hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 2230

11. Puasa

سنن الدارقطني

/222 Chapter:

Bab

بَابُ

2230
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha'if. Karena dha'if-nya Al Hajjaj bin Arthah, diriwayatkan oleh At-Tirmidzi (721), dari Abu Sa'id Al Asyaj.
سنن الدارقطني ٢٢٣٠: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ بُهْلُولٍ , وَمُحَمَّدُ بْنُ الْقَاسِمِ بْنِ زَكَرِيَّا , قَالَا: نا أَبُو سَعِيدٍ الْأَشَجُّ , ثنا أَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ , عَنْ حَجَّاجٍ , عَنْ قَتَادَةَ , عَنِ ابْنِ سِيرِينَ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ أَكَلَ نَاسِيًا أَوْ شَرِبَ نَاسِيًا فَلَا يُفْطِرْ فَإِنَّمَا هُوَ رِزْقٌ رَزَقَهُ اللَّهُ تَعَالَى».
Sunan Daruquthni 2230: Ahmad bin Ishak bin Al Buhlul dan Muhammad bin Al Qasim bin Zakaria menceritakan kepada kami, keduanya berkata, Abu Sa'id Al Asyajj memberitakan kepada kami, Abu Khalid Al Ahmar menceritakan kepada kami, dari Hajjaj, dari Qatadah, dari Ibnu Sirin. dari Abu Hurairah, dia berkata, Nabi SAW bersabda, "Barangsiapa makan atau minum dalam keadaan lupa, maka janganlah ia berbuka, karena itu adalah rezeki yang Allah ta'ala berikan kepadanya."