hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 2253

11. Puasa

سنن الدارقطني

/223 Chapter:

Mencium bagi Orang yang Berpuasa

بَابُ الْقُبْلَةِ لِلصَّائِمِ

2253
Sunan Daruquthni
Albani: Ibid. Mandal, dha'if, At-Taqrib (2/274), dan Abdullah bin Shalih juga dha'if.
سنن الدارقطني ٢٢٥٣: حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ وَكِيلُ أَبِي صَخْرَةَ , حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ دَلُّوَيْهِ , حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ صَالِحٍ , عَنْ مِنْدَلٍ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سَعِيدٍ , عَنْ جَدِّهِ , عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «مَنْ ذَرَعَهُ الْقَيْءُ فَلْيُتِمَّ عَلَى صَوْمِهِ وَلَا قَضَاءَ عَلَيْهِ , وَمَنْ قَاءَ مُتَعَمِّدًا فَلْيَقْضِ»
Sunan Daruquthni 2253: Ahmad bin Abdullah Wakil Abu Shakhrah menceritakan kepada kami, Isa bin Dalluwaih menceritakan kepada kami, Abdullah bin Shalih menceritakan kepada kami, dari Mandal, dari Abdullah bin Sa'id, dari kakeknya, dari Abu Hurairah, dia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Barangsiapa muntah (tanpa sengaja) maka hendakalah ia menyempurnakan puasanya dan tidak ada kewajiban mengqadha atas dirinya dan barangsiapa muntah dengan sengaja, maka hendaklah ia mengqadhanya."