hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 2308

11. Puasa

سنن الدارقطني

/223 Chapter:

Mencium bagi Orang yang Berpuasa

بَابُ الْقُبْلَةِ لِلصَّائِمِ

2308
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya mursal dan dha'if. HR. Al Baihaqi (4/259), dari jalur periwayatan penyusun kitab tersebut. Menurut saya, Yahya bin Salim Ath Thaifi jujur serta jelek hafalannya, At-Taqrib (2/349). Sedangkan Muhammad bin Al Munkadir me/wwrsa/kannya, maka hadits tersebut dha'if serta mursal. Dan perkataan Al Hafizh Ad-Daraquthni, bahwa hadits tersebut sanadnya hasan, tidak benar.
سنن الدارقطني ٢٣٠٨: حَدَّثَنَا ابْنُ مَنِيعٍ , حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ , ثنا يَحْيَى بْنُ سُلَيْمٍ الطَّائِفِيُّ , عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ , قَالَ: بَلَغَنِي أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سُئِلَ عَنْ تَقْطِيعِ قَضَاءِ صِيَامِ شَهْرِ رَمَضَانَ , فَقَالَ: «ذَلِكَ إِلَيْكَ أَرَأَيْتَ لَوْ كَانَ عَلَى أَحَدِكُمْ دَيْنٌ فَقَضَى الدِّرْهَمَ وَالدِّرْهَمَيْنِ أَلَمْ يَكُنْ قَضَاءُ فَاللَّهِ أَحَقَّ أَنْ يَعْفُوَ وَيَغْفِرَ». إِسْنَادٌ حَسَنٌ إِلَّا أَنَّهُ مُرْسَلٌ. وَقَدْ وَصَلَهُ غَيْرُ أَبِي بَكْرٍ , عَنْ يَحْيَى بْنِ سُلَيْمٍ , إِلَّا أَنَّهُ جَعَلَهُ عَنْ مُوسَى بْنِ عُقْبَةَ , عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ , عَنْ جَابِرٍ. وَلَا يُثْبَتُ مُتَّصِلًا
Sunan Daruquthni 2308: Ibnu Mani' menceritakan kepada kami, Abu Bakar bin Abi Syaibah menceritakan kepada kami, Yahya bin Sulaim Ath-Tha'ifi menceritakan kepada kami, dari Musa bin Uqbah, dari Muhammad bin Al Munkadir, dia berkata: Telah sampai berita kepadaku bahwa Rasulullah SAW ditanya tentang mengqadha puasa bulan Ramadhan secara terputus-putus, maka beliau menjawab, "Itu terserah kamu. Bagaimana pendapatmu jika salah seorang di antara kalian memiliki hutang, lalu melunasinya dengan satu dirham dan dua dirham, bukankah itu disebut melunasinya? maka Allah lebih berhak untuk memberikan maaf dan memberikan ampunan." Sanadnya hasan, hanya saja mursal. Dan telah dimaushulkan oleh selain Abu Bakar dari Yahya bin Sulaim, hanya saja dia meriwayatkannya dari Musa bin Uqbah, dari Abu AzZubair, dari Jabir dan tidak kuat secara bersambung.