hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 2314

11. Puasa

سنن الدارقطني

/223 Chapter:

Mencium bagi Orang yang Berpuasa

بَابُ الْقُبْلَةِ لِلصَّائِمِ

2314
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha'if. Saya katakan, Abu Hisyam Ar Rifa'i yaitu Muhammad bin Yazid Al Ajli bukan perawi yang kuat, At-Taqrib (2/217).
سنن الدارقطني ٢٣١٤: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ غَيْلَانَ , ثنا أَبُو هِشَامٍ الرِّفَاعِيُّ , ثنا أَبُو خَالِدٍ الْأَحْمَرُ , بِإِسْنَادِهِ مِثْلَهُ. وَقَالَتْ: وَعَلَيْهَا صَوْمُ شَهْرَيْنِ مُتَتَابِعَيْنِ , قَالَ: «فَدَيْنُ اللَّهِ أَحَقُّ»
Sunan Daruquthni 2314: Muhammad bin Abdullah bin Ghailan menceritakan kepada kami, Abu Hasyim ArRifa'i menceritakan kepada kami. Abu Khalid Al Ahmar menceritakan kepada kami berdasarkan sanadnya dengan hadits yang seperti itu dan berkata, "Dia (wanita) memiliki tanggungan puasa dua bulan berturut-turut." Beliau bersabda, "Maka hutang Allah lebih berhak untuk ditunaikan."