hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 2334

11. Puasa

سنن الدارقطني

/224 Chapter:

I'tikaf

بَابُ الِاعْتِكَافِ

2334
Sunan Daruquthni
Albani: Sanadnya dha'if. Saya katakan, di dalam hadits tersebut terdapat Syuraik yaitu Al Qadhi, di dalamnya terdapat kelemahan. Al Harits yaitu Al A'war dha'if. Pembicaraan tentang keduanya telah dijelaskan berkali-kali.
سنن الدارقطني ٢٣٣٤: حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدٍ , ثنا مُحْرِزُ بْنُ عَوْنٍ , ثنا شَرِيكٌ , عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ , عَنِ الْحَارِثِ , أَوْ عَاصِمٍ , عَنْ عَلِيٍّ , قَالَ: «الْمُعْتَكِفُ يَعُودُ الْمَرِيضَ وَيَشْهَدُ الْجِنَازَةَ وَيَأْتِي الْجُمُعَةَ وَيَأْتِي أَهْلَهُ وَلَا يُجَالِسُهُمْ»
Sunan Daruquthni 2334: Abdullah bin Muhammad menceritakan kepada kami, Muhriz bin Aun menceritakan kepada kami, Syarik menceritakan kepada kami, dari Abu Ishak, dari Al Harits atau Ashim. dari Ali, dia berkata, "Orang yang beri'tikaf dapat menjenguk orang yang sedang sakit. menyaksikan jenazah, mendatangi shalat Jum'at, mendatangi keluarganya dan tidak duduk-duduk bersama mereka."