hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 3855

16. Talak, Khulu' dan Lain-lain

سنن الدارقطني

3855
Sunan Daruquthni
سنن الدارقطني ٣٨٥٥: نا مُحَمَّدُ بْنُ مَخْلَدٍ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ يَزِيدَ الْحَنَفِيُّ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ عُثْمَانَ , نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ , أنا سُفْيَانُ , عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ مَوْلَى آلِ طَلْحَةَ , نا سَالِمٌ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: قِيلَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِنَّ ابْنَ عُمَرَ طَلَّقَ امْرَأَتَهُ وَهِيَ حَائِضٌ , قَالَ: «فَلْيُرَاجِعْهَا فَإِذَا طَهُرَتْ فَلْيُطَلِّقْهَا وَهِيَ طَاهِرٌ أَوْ حَامِلٌ».
Sunan Daruquthni 3855: Muhammad bin Makhlad menceritakan kepada kami, Abdullah bin Muhammad bin Yazid Al Hanafi menceritakan kepada kami, Abdullah bin Utsman menceritakan kepada kami, Abdullah bin Al Mubarak menceritakan kepada kami, Sufyan mengabarkan kepada kami dari Muhammad bin Abdurrahman maula keluarga Thalhah, Salim menceritakan kepada kami dari Ibnu Umar, dia menuturkan, "Dikatakan kepada Nabi SAW, bahwa Ibnu Umar menalak istrinya yang sedang haid, maka beliau pun bersabda, 'Hendaklah dia merujuknya. Jika istrinya suci, maka dia hendaklah menalaknya dalam keadaan suci atau hamil."