سنن الدارقطني ٤٠٠٧: نا عَبْدُ الْغَافِرِ بْنُ سَلَامَةَ , نا أَبُو شُرَحْبِيلَ عِيسَى بْنُ خَالِدٍ نا أَبُو الْمُغِيرَةِ , نا الْأَوْزَاعِيُّ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , أَنَّ طَلْحَةَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَوْفٍ حَدَّثَهُ , أَنَّ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ «وَرَّثَ تُمَاضِرَ بِنْتَ الْأَصْبَغِ مِنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ , وَكَانَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ طَلَّقَهَا وَهِيَ آخِرُ طَلَاقِهَا فِي مَرَضِهِ»
Sunan Daruquthni 4007: Abdul Ghafir bin Salamah menceritakan kepada kami, Abu Syurahbil Isa bin Khalid menceritakan kepada kami, Abu Al Mughirah menceritakan kepada kami, Al Auza'i menceritakan kepada kami dari Az-Zuhri, bahwa Thalhah bin Abdurrahman bin Auf menceritakan kepadanya, bahwa Utsman memberikan warisan kepada Tumadhur binti Al Ashbagh dari Abdurrahman bin Auf, saat Abdurrahman bin Auf telah menalaknya, dan talaknya yang terakhir terjadi di masa sakitnya (Abdurrahman).