hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4146

18. Peperangan

سنن الدارقطني

4146
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya sangat dha‘if karena di dalamnya terdapat Al Waqidi, riwayatnya ditinggalkan walaupun ilmunya luas. Biografinya telah sering dikemukakan sebelumnya.
سنن الدارقطني ٤١٤٦: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْبَخْتَرِيِّ , نا أَحْمَدُ بْنُ الْخَلِيلِ , نا الْوَاقِدِيُّ , نا مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ سَهْلِ بْنِ أَبِي حَثْمَةَ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , أَنَّهُ شَهِدَ حُنَيْنًا مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ «فَأَسْهَمَ لِفَرَسِهِ سَهْمَيْنِ , وَلَهُ سَهْمًا»
Sunan Daruquthni 4146: Muhammad bin Amr bin Al Bakhtari menceritakan kepada kami, Ahmad bin Al Khalil menceritakan kepada kami, Al Waqidi menceritakan kepada kami, Muhammad bin Yahya bin Sahl bin Abu Hatsmah menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari kakeknya, bahwa dia ikut perang Hunain bersama Nabi SAW, lalu beliau memberi dua bagian untuk kudanya dan satu bagian untuknya.