سنن الدارقطني ٤١٥٤: نا أَبُو عُبَيْدٍ الْقَاسِمُ بْنُ إِسْمَاعِيلَ , نا أَحْمَدُ بْنُ عَلِيٍّ الْكَلْوَذَانِيُّ , نا أَبُو السَّكَنِ مُحَمَّدُ بْنُ يَحْيَى بْنِ السَّكَنِ الْبَصْرِيُّ , نا رِشْدِينُ , عَنْ يُونُسَ , عَنِ الزُّهْرِيِّ , عَنْ سَالِمٍ , عَنْ أَبِيهِ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «وَمَا أَحْرَزَهُ الْعَدُوُّ وَوَجَدَهُ صَاحِبُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْسَمَ فَهُوَ لَهُ». رِشْدِينُ ضَعِيفٌ
Sunan Daruquthni 4154: Abu Ubaid Al Qasim bin Ismail menceritakan kepada kami, Ahmad bin Ali Al Kalwadzani menceritakan kepada kami, Abu As-Sakan Muhammad bin Yahya bin AsSakan Al Bashri menceritakan kepada kami, Risydin menceritakan kepada kami dari Yunus, dari Az-Zuhri, dari Salim, dari ayahnya, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Apa yang dirampas oleh musuh dan ditemukan oleh pemiliknya sebelum dibagikan, maka dia lebih berhak terhadapnya'." Risydin adalah perawi dha'if.