hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4267

22. Perwakilan

سنن الدارقطني

/231 Chapter:

Khabar Satu Orang Wajib Diamalkan

خَبَرُ الْوَاحِدِ يُوجِبُ الْعَمَلَ

4267
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya dha'if karena di dalamnya terdapat Muhammad bin Al Hasan bin Abu Yazid Al Hamdani, yang dinilai dha'if (At-Taqrib, 2/115), dan Al Hajjaj bin Arthah adalah Ibnu Arthah, juga dha'if. Biografinya telah dikemukakan sebelumnya.
سنن الدارقطني ٤٢٦٧: نا أَبُو حَامِدٍ مُحَمَّدُ بْنُ هَارُونَ , نا أَحْمَدُ بْنُ مَنِيعٍ , نا مُحَمَّدُ بْنُ الْحَسَنِ بْنِ أَبِي يَزِيدَ الْهَمْدَانِيُّ , نا الْحَجَّاجُ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ جَدِّهِ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «الْبَيِّنَةُ عَلَى الْمُدَّعِي , وَالْيَمِينُ عَلَى الْمُدَّعَى عَلَيْهِ»
Sunan Daruquthni 4267: Abu Hamid Muhammad bin Harun menceritakan kepada kami, Ahmad bin Mani' menceritakan kepada kami, Muhammad bin Al Hasan bin Abu Yazid Al Hamdani menceritakan kepada kami, Al Hajjaj menceritakan kepada kami dari Umar bin Syu'aib, dari ayahnya, dari kakeknya, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, '(Mengemukakan) bukti adalah kewajiban pendakwa, sedangkan sumpah adalah atas terdakwa (tertuduh)'.'