hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4284

22. Perwakilan

سنن الدارقطني

/232 Chapter:

Nadzar

النُّذُورُ

4284
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya dha'if. HR. Al Baihaqi (10/47) dari Sa'id bin Manshur dengan isnad tersebut. Di dalamnya terdapat Umar bin Mudrik yang dinilai pendusta oleh Ibnu Ma'in. (AlMizan, 4/143).
سنن الدارقطني ٤٢٨٤: نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدٍ الصَّفَّارُ , نا عُمَرُ بْنُ مُدْرِكٍ , نا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ , نا ابْنُ أَبِي الزِّنَادِ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ سَالِمٍ , عَنِ ابْنِ عُمَرَ , قَالَ: «كُلُّ اسْتِثْنَاءٍ غَيْرِ مَوْصُولٍ فَصَاحِبُهُ حَانِثٌ»
Sunan Daruquthni 4284: Ismail bin Muhammad Ash-Shaffar menceritakan kepada kami, Umar bin Mudrik menceritakan kepada kami, Said bin Manshur menceritakan kepada kami, Ibnu Abu Az Zinad menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Salim, dari Ibnu Umar, dia berkata,



"Semua pengecualian yang tidak terkait, berarti pelakunya bersumpah palsu."