hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4424

25. Keputusan Pengadilan, Hukum dan Lain-lain

سنن الدارقطني

4424
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya sangat dhaif. HR. Al Khathib di dalam Tarikh-nya (6/277), dan Al Baihaqi (10/106) dari Al Qasim dengan isnad tersebut. Al Qasim bin Abdullah Al Umari adalah perawi yang riwayatnya ditinggalkan. Biografinya telah dikemukakan sebelumnya. lihat At-Taqrib (2/119).
سنن الدارقطني ٤٤٢٤: نا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ أَحْمَدَ بْنِ ثَابِتٍ الْبَزَّازُ , نا الْقَاسِمُ بْنُ عَاصِمٍ , نا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ , نا الْقَاسِمُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الْعُمَرِيُّ , عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْأَنْصَارِيِّ , عَنْ أَبِيهِ , عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ , قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «لَا يَقْضِي الْقَاضِي إِلَّا وَهُوَ شَبْعَانُ رَيَّانُ»
Sunan Daruquthni 4424: Abdullah bin Ahmad bin Tsabit Al Bazzaz menceritakan kepada kami, Al Qasim bin Ashim menceritakan kepada kami, Musa bin Daud menceritakan kepada kami, Al Qasim bin Abdullah Al Umari menceritakan kepada kami dari Abdullah bin Abdurrahman Al Anshari, dari ayahnya, dari Abu Sa'id Al Khudri, dia berkata, "Rasulullah SAW bersabda, 'Janganlah seorang qadhi (hakim) memutuskan kecuali dia dalam keadaan kenyang (telah cukup makan dan minum)'."