hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4483

25. Keputusan Pengadilan, Hukum dan Lain-lain

سنن الدارقطني

/237 Chapter:

Wanita yang Dibunuh Karena Murtad

فِي الْمَرْأَةِ تُقْتَلُ إِذَا ارْتَدَّتْ

4483
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya dha'if. Al Mutsanna bin Ash-Shabbah adalah perawi dha'if, hafalannya kacau di akhir usianya, dia juga seorang ahli ibadah. Biografinya telah dikemukakan. Lihat At-Taqrib (6/229).
سنن الدارقطني ٤٤٨٣: نا أَحْمَدُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ , نا إِسْمَاعِيلُ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي كَثِيرٍ , نا مَكِّيُّ بْنُ إِبْرَاهِيمَ , نا الْمُثَنَّى بْنُ الصَّبَّاحِ , عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ , عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ , عَنِ الشَّرِيدِ بْنِ سُوَيْدٍ , أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «الشَّرِيكُ أَحَقُّ بِشُفْعَتِهِ حَتَّى يَأْخُذَ أَوْ يَتْرُكَ»
Sunan Daruquthni 4483: Ahmad bin Muhammad bin Ziyad menceritakan kepada kami, Ismail bin Muhammad bin Abu Katsir menceritakan kepada kami, Makki bin Ibrahim menceritakan kepada kami, Al Mutsanna bin Ash-Shabbah menceritakan kepada kami dari Amr bin Syu'aib, dari Sa'id bin Al Musayyab, dari Asy-Syarid bin Suwaid, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Mitra lebih berhak karena hak syuf'ahnya hingga dia mengambil atau meninggalkan."