hadith book logo

Sunan Daruquthni: Hadith 4493

25. Keputusan Pengadilan, Hukum dan Lain-lain

سنن الدارقطني

/237 Chapter:

Wanita yang Dibunuh Karena Murtad

فِي الْمَرْأَةِ تُقْتَلُ إِذَا ارْتَدَّتْ

4493
Sunan Daruquthni
Albani: Isnadnya sangat dha‘if karena di dalamnya terdapat Al Waqidi, riwayatnya ditinggalkan walaupun ilmu luas. Biografinya telah dikemukakan sebelumnya.
سنن الدارقطني ٤٤٩٣: نا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ الْبَخْتَرِيِّ , نا أَحْمَدُ بْنُ الْخَلِيلِ , نا الْوَاقِدِيُّ , نا خَارِجَةُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ سُلَيْمَانَ بْنِ زَيْدِ بْنِ ثَابِتٍ , عَنْ أَبِي الرِّجَالِ , عَنْ عَمْرَةَ , عَنْ عَائِشَةَ , عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , قَالَ: «لَا ضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ»
Sunan Daruquthni 4493: Muhammad bin Amr bin Al Bakhtari menceritakan kepada kami, Ahmad bin Al Khalil menceritakan kepada kami, Al Waqidi menceritakan kepada kami, Kharijah bin Abdullah bin Sulaiman bin Zaid bin Tsabit menceritakan kepada kami dari Abu Ar-Rijal, dari Amrah, dari Aisyah, dari Nabi SAW, beliau bersabda, "Tidak boleh membahayakan (diri sendiri) dan tidak boleh menimbulkan bahaya (bagi yang lain)."