hadith book logo

Sahih Ibn Hibban: Hadith 1134

1. Sahih Ibn Hibban

صحيح ابن حبان

1134
Sahih Ibn Hibban
صحيح ابن حبان ١١٣٤: أَخْبَرَنَا مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ بْنِ خُزَيْمَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ سَهْلٍ الرَّمْلِيُّ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَيَّاشٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ أَبِي حَمْزَةَ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ الْمُنْكَدِرِ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللهِ، قَالَ‏:‏ كَانَ آخِرُ الأَمْرَيْنِ مِنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَرْكُ الْوُضُوءِ مِمَّا مَسَّتِ النَّارُ‏.‏قَالَ أَبُو حَاتِمٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ‏:‏ هَذَا خَبَرٌ مُخْتَصَرٌ مِنْ حَدِيثٍ طَوِيلٍ، اخْتَصَرَهُ شُعَيْبُ بْنُ أَبِي حَمْزَةَ مُتَوَهِّمًا لِنَسْخِ إِيجَابِ الْوُضُوءِ مِمَّا مَسَّتِ النَّارُ مُطْلَقًا، وَإِنَّمَا هُوَ نَسْخٌ لِإِيجَابِ الْوُضُوءِ مِمَّا مَسَّتِ النَّارُ، خَلاَ لَحْمِ الْجَزُورِ فَقَطْ‏.‏
Shahih Ibnu Hibban 1134: Muhammad bin Ishaq bin Khuzaimah mengabarkan kepada kami, ia berkata: Musa bin Sahi61 Ar-Ramli menceritakan kepada kami, ia berkata: Ali bin Ayyasy62 menceritakan kepada kami, ia berkata: Syu’aib bin Abu Hamzah menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin Al Munkadir, dari Jabir bin Abdullah, ia berkata : “Akhir kedua perkara ini adalah bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tidak berwudhu lantaran makan sesuatu yang disentuh api.“ 63 [1:100] Abu Hatim RA berkata, “Hadits ini adalah ringkasan dari hadits yang matannya. panjang64. Syu’aib bin Abu Hamzah meringkasnya karena menduga pada dihapusnya kewajiban berwudhu karena memakan sesuatu yang disentuh api secara mutlak. Sesungguhnya hadits ini hanya menghapus hukum wajibnya berwudhu lantaran memakan sesuatu yang disentuh api, kecuali daging unta saja.