hadith book logo

Sahih Ibn Hibban: Hadith 1522

1. Sahih Ibn Hibban

صحيح ابن حبان

1522
Sahih Ibn Hibban
صحيح ابن حبان ١٥٢٢: أَخْبَرَنَا ابْنُ قُتَيْبَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ مَوْهَبٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ‏:‏ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُصَلِّي الْعَصْرَ وَالشَّمْسُ مُرْتَفِعَةٌ حَيَّةٌ، فَيَذْهَبُ الذَّاهِبُ إِلَى الْعَوَالِي، فَيَأْتِي الْعَوَالِي وَالشَّمْسُ مُرْتَفِعَةٌ‏.‏
Shahih Ibnu Hibban 1522: Ibnu Qutaibah telah mengabarkan kepada kami, ia berkata, Yazid bin Mawhab telah menceritakan kepada kami, ia berkata, Al Laits telah menceritakan kepadaku sebuah hadits dari Ibnu Syihab dari Anas bin Malik, ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam shalat Ashar ketika matahari masih tinggi dan menyilaukan. Maka, pergilah seseorang yang pergi (di antara kami) ke tempat- tempat tinggi, kemudian ia sampai ketempat yang tinggi dan matahari masih tinggi (belum sampai waktu Magrib).” 486 [27:5]