hadith book logo

Sahih Ibn Hibban: Hadith 2367

1. Sahih Ibn Hibban

صحيح ابن حبان

2367
Sahih Ibn Hibban
صحيح ابن حبان ٢٣٦٧: أَخْبَرَنَا عُمَرُ بْنُ سَعِيدِ بْنِ سِنَانٍ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ أَبِي بَكْرٍ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ زَيْدِ بْنِ أَسْلَمَ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ‏:‏ إِذَا كَانَ أَحَدُكُمْ يُصَلِّي فَلاَ يَدَعْ أَحَدًا يَمُرُّ بَيْنَ يَدَيْهِ وَلْيَدْرَأْهُ مَا اسْتَطَاعَ، فَإِنْ أَبَى فَلْيُقَاتِلْهُ، فَإِنَّمَا هُوَ شَيْطَانٌ‏.‏
Shahih Ibnu Hibban 2367: Umar bin Sa'id bin Sinan mengabarkan kepada kami, dia berkata: Ahmad bin Abu Bakr menceritakan kepada kami dari Malik, dari Zaid bin Aslam, dari Abdurrahman bin Abu Sa'id Al Khudri, dari Abu Sa'id Al Khudri, bahwa Rasulullah bersabda, "Apabila salah seorang dari kalian shalat maka janganlah membiarkan orang melintas di depannya, hendaklah dia cegah sebisa mungkin, dan jika orang itu tetap bersikeras ingin lewat maka perangilah dia, karena sebenarnya dia adalah syetan."221 [83:2]