hadith book logo

Sahih Ibn Hibban: Hadith 930

1. Sahih Ibn Hibban

صحيح ابن حبان

930
Sahih Ibn Hibban
صحيح ابن حبان ٩٣٠: أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ دَاوُدَ بْنِ وَرْدَانَ بِمِصْرَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عِيسَى بْنُ حَمَّادٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا اللَّيْثُ، عَنِ ابْنِ عَجْلاَنَ، عَنِ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنْ رَسُولِ اللهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ‏:‏ إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا أَخْطَأَ خَطِيئَةً نُكِتَ فِي قَلْبِهِ نُكْتَةٌ، فَإِنْ هُوَ نَزَعَ وَاسْتَغْفَرَ وَتَابَ صُقِلَتْ، فَإِنْ عَادَ زِيدَ فِيهَا، فَإِنْ عَادَ زِيدَ فِيهَا حَتَّى تَعْلُوَ فِيهِ، فَهُوَ الرَّانُ الَّذِي ذَكَرَ اللَّهُ‏:‏ ‏{‏كَلاَّ بَلْ رَانَ عَلَى قُلُوبِهِمْ مَا كَانُوا يَكْسِبُونَ‏}‏‏.
Shahih Ibnu Hibban 930: Isma'il bin Daud bin Wardan di Mesir mengabarkan kepada kami, ia berkata: Isa bin Hamad menceritakan kepada kami, ia berkata: Al-Laits mengabarkan kepada kami, dari Ibnu ‘Ajian, dari Al Qa’qa’ bin Hakim, (dari Abu Shalih), dari Abu Hurairah, dari Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, bahwasanya beliau bersabda, “Sesungguhnya apabila seorang hamba keliru berbuat suatu perbuatan dosa, maka hatinya ternoda dengan satu titik hitam. Jika ia meninggalkannya dan beristighfar (memohon ampunan) serta bertaubat, maka hatinya akan dikilapkan. Jika ia mengulangi lagi perbuatan dosa itu, maka titik hitam itu akan ditambahkan lagi. Jika mengulangi lagi, maka titik hitamnya ditambahkan pula, hingga hatinya dipenuhi dengan titik hitam. Inilah noda hitam yang telah Allah SWT jelaskan pada firman- Nya: “Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan itu menutupi hati mereka. ” 107 (Qs. Al Muthaffifin [83]: 14) [3:65]