Shahih Ibnu Hibban 988: Ahmad bin Ali bin Al Mutsanna mengabarkan kepada kami, Abu Ar-Rabi’ Az-Zahrani menceritakan kepada kami, Ghassan bin Umar bin Ubaidullah Al Adani menceritakan kepada kami, Hamzah Az-Ziyat menceritakan kepada kami, dari Abu Ishaq, dari S a’id bin Jubair, dari Ibnu Abbas, dari Ubaiy bin Ka’ab, ia berkata: Adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam apabila menyebut seseorang dari para nabi maka beliau memulai dengan dirinya dahulu, dan sesungguhnya suatu hari beliau bersabda, “Semoga Allah SWT memberikan Rahmat-Nya kepada kami, dan kepada Musa; Kalaulah dia mau bersabar bersama kawannya (gurunya, yakni Nabi Khidir) niscaya ia akan melihat berbagai keajaiban, namun ia justru berkata: “Jika aku bertanya kepadamu tentang sesuatu sesudah (kali) ini, maka janganlah kamu memperbolehkan aku menyertaimu.” 202 (Qs. Al Kahfi [18]: 76) [3:4]