hadith book logo

Ibn Majah: Hadith 1679

8. Puasa

سنن ابن ماجه

/515 Chapter:

Ghibah dan mengucapkan kata-kata kotor bagi orang yang berpuasa

ما جاء في الغيبة والرفث للصائم

1679
Ibn Majah
Darussalam: Shahih
سنن ابن ماجه ١٦٧٩: حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ رَافِعٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ الْمُبَارَكِ عَنْ ابْنِ أَبِي ذِئْبٍ عَنْ سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَدَعْ قَوْلَ الزُّورِ وَالْجَهْلَ وَالْعَمَلَ بِهِ فَلَا حَاجَةَ لِلَّهِ فِي أَنْ يَدَعَ طَعَامَهُ وَشَرَابَهُ
Sunan Ibnu Majah 1679: Telah menceritakan kepada kami [Amru bin Rafi'] berkata: telah menceritakan kepada kami [Abdullah bin Al Mubarak] dari [Ibnu Abu Dzi`b] dari [Sa'id Al Maqburi] dari [Bapaknya] dari [Abu Hurairah] ia berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa tidak meninggalkan perkataan kotor, bodoh dan melakukannya, maka Allah tidak butuh meskipun dia meninggalkan makanan dan minumannya. "