hadith book logo

Ibn Majah: Hadith 2608

16. Diyat

سنن ابن ماجه

/921 Chapter:

Teguran keras dari membunuh seorang muslim dengan zhalim

التغليظ في قتل مسلم ظلما

2608
Ibn Majah
Darussalam: Shahih
سنن ابن ماجه ٢٦٠٨: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ نُمَيْرٍ حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا إِسْمَعِيلُ بْنُ أَبِي خَالِدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَائِذٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَقِيَ اللَّهَ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا لَمْ يَتَنَدَّ بِدَمٍ حَرَامٍ دَخَلَ الْجَنَّةَ
Sunan Ibnu Majah 2608: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Abdullah bin Numair], telah menceritakan kepada kami [Waki'], telah menceritakan kepada kami [Isma'il bin Abu Khalid] dari [Abdurrahman bin 'A'idz] dari [Uqbah bin Amir Al Juhani], ia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Barangsiapa yang bertemu dengan Allah subhanahu wata'ala dalam keadaan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, serta tidak pernah melakukan pembunuhan, maka ia pasti masuk surga."