سنن ابن ماجه ٣٧١٩: حَدَّثَنَا نَصْرُ بْنُ عَلِيٍّ حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي الزُّبَيْرِ عَنْ جَابِرٍ عَنْ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ قَالَ
قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَئِنْ عِشْتُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ لَأَنْهَيَنَّ أَنْ يُسَمَّى رَبَاحٌ وَنَجِيحٌ وَأَفْلَحُ وَنَافِعٌ وَيَسَارٌ
Sunan Ibnu Majah 3719: Telah menceritakan kepada kami [Nashr bin Ali] telah menceritakan kepada kami [Abu Ahmad] telah menceritakan kepada kami [Sufyan] dari [Abu Zubair] dari [Jabir] dari [Umar Bin Al Khatthab] dia berkata: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Seandainya Allah masih mengizinkan saya hidup, pasti saya akan melarang seseorang di beri nama Rabaah, najiih, aflah, naafi' dan yasaar."