hadith book logo

Ibn Majah: Hadith 496

2. Thoharoh dan Sunnah-Sunnahnya

سنن ابن ماجه

/115 Chapter:

Wudlu karena mencium

الوضوء من القبلة

496
Ibn Majah
Albani: Dha'if
سنن ابن ماجه ٤٩٦: حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ حَجَّاجٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ زَيْنَبَ السَّهْمِيَّةِ عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَتَوَضَّأُ ثُمَّ يُقَبِّلُ وَيُصَلِّي وَلَا يَتَوَضَّأُ وَرُبَّمَا فَعَلَهُ بِي
Sunan Ibnu Majah 496: Telah menceritakan kepada kami [Abu Bakr bin Abu Syaibah] berkata: telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Fudlail] dari [Al Hajjaj] dari ['Amru bin Syu'aib] dari [Zainab As Sahmiyah] dari [Aisyah] berkata: "Beliau berwudlu kemudian mencium dan shalat tanpa berwudlu kembali. Dan barangkali hal itu beliau lakukan karena aku."