hadith book logo

Ibn Majah: Hadith 670

3. Sholat

سنن ابن ماجه

/189 Chapter:

Menunggu pelaksanaan shalat zhuhur hingga sejuk saat terik panas

الإبراد بالظهر في شدة الحر

670
Ibn Majah
Darussalam: Shahih
سنن ابن ماجه ٦٧٠: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ رُمْحٍ أَنْبَأَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيِّبِ وَأَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِذَا اشْتَدَّ الْحَرُّ فَأَبْرِدُوا بِالظُّهْرِ فَإِنَّ شِدَّةَ الْحَرِّ مِنْ فَيْحِ جَهَنَّمَ
Sunan Ibnu Majah 670: Telah menceritakan kepada kami [Muhammad bin Rumh] berkata: telah memberitakan kepada kami [Al Laits bin Sa'd] dari [Ibnu Syihab] dari [Sa'id Ibnul Musayyab] dan [Abu Salamah bin Abdurrahman] dari [Abu Hurairah] bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Jika panas sangat menyengat, maka tundalah shalat zhuhur sampai hari menjadi dingin (teduh), sesungguhnya panas yang menyengat adalah dari hembusan jahannam."