سنن ابن ماجه ٧٥٠: حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ بِشْرِ بْنِ الْحَكَمِ وَأَحْمَدُ بْنُ الْأَزْهَرِ قَالَا حَدَّثَنَا مَالِكُ بْنُ سُعَيْرٍ أَنْبَأَنَا هِشَامُ بْنُ عُرْوَةَ عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَائِشَةَ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَرَ بِالْمَسَاجِدِ أَنْ تُبْنَى فِي الدُّورِ وَأَنْ تُطَهَّرَ وَتُطَيَّبَ
Sunan Ibnu Majah 750: Telah menceritakan kepada kami [Abdurrahman bin Bisyr bin Al Hakam] dan [Ahmad bin Al Azhar] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Malik bin Su'air] berkata: telah memberitakan kepada kami [Hisyam bin 'Urwah] dari [Bapaknya] dari [Aisyah] berkata: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan agar masjid dibangun di perkampungan, dibersihkan dan di beri wewangian."