hadith book logo

Sahih Muslim: Hadith 151

2. Iman

صحيح مسلم

/49 Chapter:

Penjelasan tentang haramnya mengadu-domba

بيان غلظ تحريم النميمة

151
Sahih Muslim
Albani: Shahih
صحيح مسلم ١٥١: و حَدَّثَنِي شَيْبَانُ بْنُ فَرُّوخَ وَعَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَسْمَاءَ الضُّبَعِيُّ قَالَا حَدَّثَنَا مَهْدِيٌّ وَهُوَ ابْنُ مَيْمُونٍ حَدَّثَنَا وَاصِلٌ الْأَحْدَبُ عَنْ أَبِي وَائِلٍ عَنْ حُذَيْفَةَ أَنَّهُ بَلَغَهُ أَنَّ رَجُلًا يَنُمُّ الْحَدِيثَ فَقَالَ حُذَيْفَةُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ نَمَّامٌ
Shahih Muslim 151: Dan telah menceritakan kepada kami [Syaiban bin Farukh] dan [Abdullah bin Muhammad bin Asma' adl-Dluba'i] keduanya berkata: telah menceritakan kepada kami [Mahdi] -yaitu Ibnu Maimun- telah menceritakan kepada kami [Washil al-Ahdab] dari [Abu Wa'il] dari [Hudzaifah] bahwa telah sampai kepadanya, bahwa seorang laki-laki mengadu domba suatu pembicaraan, maka Hudzaifah berkata: "Saya mendengar Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Tidak akan masuk surga orang yang suka mengadu domba'."