صحيح مسلم ٣٥٩٥: حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ يَحْيَى وَأَبُو الرَّبِيعِ الْعَتَكِيُّ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ وَاللَّفْظُ لِيَحْيَى قَالَ يَحْيَى أَخْبَرَنَا و قَالَ الْآخَرَانِ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ دِينَارٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَلِيٍّ عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ
أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى يَوْمَ خَيْبَرَ عَنْ لُحُومِ الْحُمُرِ الْأَهْلِيَّةِ وَأَذِنَ فِي لُحُومِ الْخَيْلِ
Shahih Muslim 3595: Telah menceritakan kepada kami [Yahya bin Yahya] dan [Abu Ar rabi' Al 'Ataki] dan [Qutaibah bin Sa'id] dan ini adalah lafadz Yahya, Yahya berkata: telah mengabarkan kepada kami, sedangkan yang dua mengatakan: telah menceritakan kepada kami [Hammad bin Ziad] dari ['Amru bin Dinar] dari [Muhammad bin Ali] dari [Jabir bin Abdullah], bahwa ketika perang Khaibar, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam melarang makan daging keledai jinak dan membolehkan memakan daging kuda."